![]() |
| Satu Rumah Warga di Kembayan Hangus Terbakar. SUARALAWANGKUARI/SK |
Kebakaran tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 12.40 WIB, saat rumah milik Yakobus Meli (45) mulai dilalap api. Saat kejadian, kondisi rumah dalam keadaan kosong karena para penghuni sedang tidak berada di tempat.
Berdasarkan hasil pendataan di lokasi kejadian, rumah milik Yakobus Meli mengalami kerusakan hingga 100 persen akibat terbakar. Selain itu, dua rumah warga lainnya turut terdampak akibat panas api, yakni rumah milik Ignasius Andeng (44) yang mengalami kerusakan pada bagian lisplang atap, serta rumah Anastasia Siana (65) yang mengalami kerusakan pada lisplang atap dan sebagian dinding semen.
Peristiwa tersebut diketahui oleh seorang saksi yang baru pulang dari ladang sekitar pukul 12.30 WIB. Saat melintas di depan rumah korban, saksi melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian belakang rumah yang diduga berasal dari area dapur.
Melihat kondisi tersebut, saksi langsung berupaya meminta bantuan warga dengan memukul tiang listrik sebagai tanda bahaya. Ia juga berusaha memanggil pemilik rumah, namun tidak mendapat jawaban karena bangunan dalam kondisi kosong.
Diketahui, Yakobus Meli bersama istrinya sedang berada di ladang, sementara Maria Tinoh saat itu sedang mandi di sungai.
Saksi kemudian segera menghubungi Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Badan Pemadam Api Kecamatan Kembayan. Sambil menunggu petugas tiba, warga sekitar bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya agar api tidak menjalar ke bangunan lain.
Sekitar pukul 13.10 WIB, tim Badan Pemadam Api Kecamatan Kembayan tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman intensif. Petugas juga melakukan upaya penyekatan untuk mencegah api merambat ke rumah warga di sekitar lokasi.
Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.20 WIB. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, api diduga berasal dari bagian dapur rumah korban. Sebelum kejadian, Maria Tinoh diketahui memasak umpan ternak babi menggunakan kayu bakar dan tungku tradisional.
Dugaan sementara, bara api dari aktivitas memasak tersebut belum sepenuhnya padam ketika ditinggalkan sehingga memicu munculnya api yang kemudian membesar dan membakar bangunan rumah.
Kapolsek Kembayan Iptu Hudson Siahaan mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran melalui hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi.
"Kami masih melakukan penyelidikan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan. Namun, dugaan awal mengarah pada faktor kelalaian saat menggunakan api di area dapur," ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menggunakan sumber api seperti tungku kayu, kompor, maupun peralatan memasak lainnya.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan tungku, kompor, maupun sumber api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah. Langkah sederhana tersebut sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian besar, baik harta benda maupun membahayakan keselamatan jiwa," ungkapnya.
Iptu Hudson menambahkan, personel Polsek Kembayan sejak awal kejadian telah melakukan pengamanan lokasi, membantu proses pemadaman, melakukan pendataan terhadap korban dan saksi, serta mengumpulkan informasi sebagai bahan penyelidikan.
Menurutnya, kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama di wilayah yang masih banyak menggunakan material bangunan kayu dan tungku berbahan bakar kayu, agar selalu berhati-hati terhadap potensi kebakaran.
"Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Dengan memastikan sumber api telah benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah, risiko kebakaran dapat diminimalkan sehingga keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar tetap terjaga," tutup Kapolsek Kembayan.[SK]
