Streaming Radio Lawang Kuari

Relokasi SMP Negeri 2 Sungai Kunyit Dimulai, PT BAI Dukung Pembangunan Sekolah Modern di Mempawah

Editor: Admin author photo

Wabup Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, Direktur Produksi PT BAI, Dindin Rajidin dan Kepala SMPN 2 Sungai Kunyit, Laksamana Putra, saat peletakan baru pertama pembangunan relokasi SMPN 2 di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Rabu (5/8/2026). SUARALAWANGKUARI/SK
Mempawah (Suara Lawang Kuari) – Pembangunan relokasi SMP Negeri 2 Sungai Kunyit di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, resmi dimulai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, Rabu (5/8/2026). Proyek yang didukung penuh PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI) tersebut menjadi langkah strategis dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak, modern, dan mampu menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Mempawah.

Sekolah baru yang akan dibangun di atas lahan seluas 1,4 hektare itu ditargetkan rampung pada Januari 2027. Selain ruang kelas yang lebih representatif, kawasan sekolah juga akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk rumah dinas bagi pengelola sekolah guna menunjang kelancaran kegiatan belajar mengajar.

Direktur Produksi PT BAI, Dindin Rajidin, mengatakan pembangunan relokasi sekolah merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan sebagai bagian dari investasi jangka panjang bagi daerah.

Menurutnya, pertumbuhan sektor industri harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

"Keberhasilan perusahaan harus sejalan dengan kemajuan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, kami berkomitmen mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi daerah dan bangsa," ujar Dindin.

Ia menjelaskan, sebelum pembangunan fisik dimulai, PT BAI juga telah menyalurkan berbagai bantuan berupa peralatan penunjang proses belajar mengajar kepada SMP Negeri 2 Sungai Kunyit. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Menurut Dindin, pembangunan relokasi sekolah ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung terwujudnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ia berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga fasilitas baru tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, mengapresiasi komitmen PT BAI yang telah berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha merupakan elemen penting dalam mempercepat pembangunan sektor pendidikan.

"Relokasi ini bukan sekadar memindahkan sekolah, tetapi menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, modern, dan mampu mendukung lahirnya generasi yang berdaya saing," kata Juli.

Ia menegaskan, keberadaan sekolah baru diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan di Kecamatan Sungai Kunyit, khususnya bagi masyarakat Desa Bukit Batu. Karena itu, ia meminta seluruh proses pembangunan dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas konstruksi dan penyelesaian tepat waktu agar gedung baru dapat segera difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar.

Peletakan batu pertama pembangunan relokasi SMP Negeri 2 Sungai Kunyit tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mempawah Hamdani, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Yusri, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Arifin, Camat Sungai Kunyit Feri Ramadhani, serta sejumlah tamu undangan lainnya.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play