![]() |
| Tim gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rasau Jaya 3, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (17/8/2026). SUARALAWANGKUARI/SK |
Di tengah momentum peringatan hari kemerdekaan, personel pemadam tetap berada di lokasi untuk mengendalikan kobaran api yang membakar lahan. Kondisi kebakaran yang cukup parah membuat proses pemadaman membutuhkan waktu dan tenaga ekstra.
Kepala Regu Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) KPH Wilayah Kubu Raya, Florensius Loren, mengatakan api telah merambat hingga ke bagian dalam lahan. Kondisi tersebut membuat petugas tidak cukup hanya memadamkan api di permukaan.
“Kondisi lapangan cukup parah, karena api sudah merambat ke dalam dan proses pemadamannya cukup lama,” kata Florensius saat ditemui di lokasi, Senin.
Menurut Florensius, kondisi cuaca panas menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi personel selama proses pemadaman. Meski hujan sempat mengguyur kawasan tersebut, intensitasnya belum merata sehingga belum mampu membantu memadamkan seluruh titik api.
Bahkan, kondisi cuaca yang cukup panas mulai berdampak terhadap kondisi fisik sebagian personel yang bertugas di lapangan.
“Sejauh ini kondisi regu Brigade KPH Kubu Raya ada yang mulai sakit karena kondisi cuaca yang cukup panas. Walaupun turun hujan, tetapi belum merata,” ujarnya.
Tak hanya cuaca, keterbatasan dan kondisi peralatan pemadam juga menjadi tantangan tersendiri. Mesin yang digunakan petugas disebut mulai mengalami penurunan performa akibat intensitas penggunaan yang tinggi.
“Sementara ini mesin yang kita gunakan sudah kurang stabil karena setiap hari digunakan,” kata Florensius.
Meski menghadapi sejumlah kendala, tim gabungan tetap melanjutkan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan api benar-benar terkendali serta mencegah bara api kembali menyala.
Kondisi di Rasau Jaya 3 sekaligus menunjukkan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kesiapan personel, peralatan serta dukungan kondisi lapangan yang memadai. Terlebih ketika cuaca panas dan kondisi lahan kering meningkatkan risiko api cepat menyebar.
Di tengah peringatan HUT ke-81 RI, para petugas tetap berada di garis depan untuk menjalankan tugas kemanusiaan dan menjaga agar kebakaran tidak meluas ke wilayah lainnya.
