Sekadau (Suara Lawang Kuari) – Musim kemarau kembali menghadirkan pesona alam yang dinantikan masyarakat Kabupaten Sekadau. Salah satunya adalah destinasi wisata Batu Tinggi yang berada di Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir. Keindahan batuan alami yang muncul ketika debit air Sungai Sekadau menyusut itu kembali menjadi magnet bagi warga lokal maupun wisatawan yang ingin menikmati panorama alam yang unik dan eksotis.
Pengunjung Batu Tinggi di Desa Mungguk Kecamatan Sekadau Hilir. SUARALAWANGKUARI/SK
Terletak tidak jauh dari SD Negeri 02 Mungguk dan Masjid Baitussalam Sewak, Batu Tinggi memiliki daya tarik tersendiri karena keberadaannya hanya dapat dinikmati pada musim kemarau. Saat permukaan air sungai turun, hamparan batu besar di tepian Sungai Kapuas terlihat jelas dan menciptakan pemandangan yang memukau.
Keindahan lokasi tersebut semakin terasa menjelang sore hari. Cahaya matahari yang perlahan tenggelam berpadu dengan panorama sungai dan bebatuan alami menjadikan Batu Tinggi sebagai tempat favorit masyarakat untuk bersantai, menikmati suasana senja, hingga mengabadikan momen bersama keluarga dan sahabat.
Selain menjadi lokasi rekreasi, kawasan ini juga kerap dimanfaatkan warga sebagai tempat memancing. Suasana yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan membuat banyak pengunjung memilih menghabiskan waktu di Batu Tinggi untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.
Salah seorang pengunjung, Anita, warga Jalan Perintis, mengaku baru pertama kali mengunjungi lokasi tersebut setelah mendengar banyak cerita mengenai keindahan Batu Tinggi.
“Ini pertama kali saya datang ke Batu Tinggi. Tempatnya bagus untuk refreshing. Menurut saya, waktu terbaik datang ke sini sore hari karena pemandangannya juga bagus,” ujarnya, Sabtu (1/8/2026).
Meski terkesan dengan panorama yang disuguhkan, Anita menilai akses menuju lokasi masih perlu mendapatkan perhatian. Menurutnya, jalur menurun menuju kawasan wisata tersebut masih cukup sulit dilalui, terutama bagi pengunjung lanjut usia.
“Kalau untuk lansia kurang bagus karena dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Akses jalan turunnya masih cukup sulit,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak yang berkunjung mengingat lokasi wisata berada di tepian Sungai Kapuas yang memiliki potensi risiko keselamatan.
Lebih lanjut, Anita berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat melakukan peningkatan fasilitas penunjang demi kenyamanan dan keamanan pengunjung. Salah satu yang dinilai mendesak adalah perbaikan akses jalan menuju lokasi, termasuk pembangunan atau pengecoran tangga agar lebih aman digunakan.
Selain itu, penyediaan tempat sampah di sejumlah titik juga dianggap penting guna menjaga kebersihan kawasan wisata dan mencegah sampah dibuang ke sungai.
“Dengan akses yang lebih baik dan fasilitas yang memadai, saya berharap Batu Tinggi bisa menjadi destinasi wisata yang lebih aman, nyaman, dan semakin menarik untuk dikunjungi,” tuturnya.
Dengan keunikan yang hanya muncul saat musim kemarau, Batu Tinggi memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Sekadau. Dukungan infrastruktur yang memadai serta kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kawasan ini tanpa mengurangi keasrian alam yang menjadi ciri khasnya.
Keberadaan Batu Tinggi tidak hanya menawarkan keindahan panorama alam, tetapi juga menjadi bukti bahwa potensi wisata lokal mampu menjadi daya tarik yang bernilai bagi daerah apabila dikelola dan dikembangkan secara berkelanjutan.[SK]