![]() |
| BAIS TNI Kibarkan 5.000 Bendera Merah Putih di Batas Negara Kalbar. SUARALAWANGKUARI/SK |
Mengusung tema “Merah Putih Berkibar di Beranda Negeri, Menjaga Kedaulatan Mengawal NKRI”, kegiatan tersebut menjadi simbol kecintaan masyarakat perbatasan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Salah satu bentuk nyata semangat kebangsaan ini dilaksanakan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan berlangsung sejak 31 Juli hingga 3 Agustus 2026 dan puncaknya akan dilaksanakan pada 11 Agustus 2026 melalui pengibaran bendera Merah Putih raksasa,” ujar salah satu Tim Bais Kalbar saat ditemui di kawasan perbatasan Jagoi Babang, Selasa (4/8/2026).
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan sinergi berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi vertikal, hingga masyarakat perbatasan. Pengibaran bendera dipimpin oleh Panitia HUT ke-81 RI Wilayah Perbatasan bersama Forkopimcam, Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani, dan Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad.
Pengamanan serta dukungan kegiatan turut melibatkan jajaran Kodim, Koramil, Polsek, Brimob, Satgas Intelijen Kodam XII/Tanjungpura, serta Tim Intelijen Korem 121/Abw.
Tidak hanya unsur pertahanan dan keamanan, sejumlah instansi yang bertugas di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) juga ikut berperan aktif, di antaranya BNPP, Bea Cukai, Karantina, dan Imigrasi.
Keterlibatan masyarakat semakin memperkuat makna kegiatan tersebut. Aliansi Pemuda Penjaga Perbatasan Sajingan Besar, Forum Komunikasi Masyarakat Perbatasan Jagoi Babang dan Badau, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, pelajar, hingga masyarakat setempat turut ambil bagian dalam menyemarakkan aksi patriotik tersebut.
Sebanyak 5.000 bendera Merah Putih dipasang di sejumlah jalur strategis wilayah perbatasan Kalimantan Barat. Sebanyak 3.000 bendera menghiasi jalur utama sepanjang kurang lebih 12 kilometer menuju PLBN Jagoi Babang.
Sementara itu, ribuan bendera lainnya tersebar di beberapa kawasan strategis, yakni jalur menuju PLBN Aruk sepanjang tiga kilometer, menuju PLBN Entikong tiga kilometer, menuju PLBN Badau tiga kilometer, serta menghiasi kapal-kapal nelayan di Desa Temajuk.
Selain pengibaran ribuan bendera, kegiatan juga dimeriahkan dengan kirab Bendera Merah Putih berukuran raksasa 8×17 meter. Kirab tersebut menjadi salah satu momen penuh makna yang menggugah semangat nasionalisme masyarakat perbatasan.
Kirab perdana telah dilaksanakan dengan khidmat di kawasan Bukit Tempayan, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, yang dipimpin oleh Aliansi Pemuda Penjaga Perbatasan Kecamatan Sajingan Besar.
Semangat tersebut akan kembali dilanjutkan melalui Kirab Merah Putih berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Agustus 2026 di kawasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.
Melalui gerakan besar ini, Bais TNI bersama Satgas Pamtas, TNI-Polri, BNPP, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat Kalimantan Barat ingin menunjukkan bahwa wilayah perbatasan merupakan bagian penting dari wajah bangsa.
Perbatasan Indonesia bukan lagi dipandang sebagai wilayah terluar yang terlupakan, melainkan menjadi beranda depan NKRI yang terus dijaga, dihormati, dan menjadi simbol kedaulatan bangsa dengan semangat Merah Putih yang berkibar sepanjang masa.[SK]
