Streaming Radio Lawang Kuari

Pemkab Landak Siapkan Program Besar Benahi Infrastruktur Pendidikan, Puluhan Sekolah Jadi Sasaran

Editor: Admin author photo

Bupati Landak Karolin saat meninjau banguna sekolah. SUARALAWANGKUARI/SK

Landak (Suara Lawang Kuari) – Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus memperkuat komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur pendidikan.

Program besar tersebut akan menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Fokus utama diarahkan pada pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi fasilitas sekolah, hingga penyediaan sarana pendukung pembelajaran.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menegaskan peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia yang unggul harus dimulai dari penyediaan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan memadai.

“Pembangunan sumber daya manusia yang unggul harus dimulai dari fondasinya. Oleh karena itu, pada catatan sarpras tahun 2025 lalu, kami memfokuskan anggaran untuk membenahi fasilitas pendidikan mulai dari PAUD hingga SMP. Kita ingin anak-anak Landak belajar di ruang kelas yang aman, nyaman, dan fasilitas yang memadai,” ujar Karolin saat audiensi di Kantor Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalbar di Pontianak, Selasa (14/7/2026).

Berdasarkan rencana kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak Tahun 2025, jenjang SD menjadi salah satu fokus terbesar dalam program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Pada tingkat SD, pemerintah daerah merencanakan pembangunan 28 Ruang Kelas Baru (RKB) serta rehabilitasi 76 ruang kelas. Selain itu, fasilitas pendukung pembelajaran juga akan ditingkatkan melalui pembangunan 12 ruang perpustakaan, rehabilitasi 44 ruang perpustakaan, pengadaan 1.074 set meubeler, 9 paket buku, serta 4 paket teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Tidak hanya fasilitas siswa, perhatian juga diberikan kepada kesejahteraan tenaga pendidik melalui pembangunan 24 ruang rumah dinas guru dan rehabilitasi 13 ruang lainnya.

“Guru adalah ujung tombak pendidikan kita. Kita tidak hanya memikirkan ruang kelas untuk siswa, tetapi juga tempat tinggal dan ruang kerja bagi para guru. Dengan rumah dinas dan ruang guru yang layak, kami berharap bapak dan ibu guru bisa mengabdi dengan lebih fokus dan optimal,” kata Karolin.

Untuk jenjang SMP, Pemkab Landak juga menyiapkan berbagai peningkatan fasilitas pendidikan. Rencana pembangunan mencakup 11 Ruang Kelas Baru dan rehabilitasi 51 ruang kelas.

Selain ruang belajar, pemerintah daerah akan meningkatkan fasilitas pendukung seperti pembangunan 6 ruang Laboratorium IPA dan rehabilitasi 2 ruang laboratorium.

Fasilitas lain yang akan diperkuat meliputi pembangunan 10 unit jamban, rehabilitasi 6 unit jamban, pembangunan 2 ruang perpustakaan, rehabilitasi 4 ruang perpustakaan, pembangunan 8 unit UKS, serta pengadaan 2 paket TIK dengan total 30 komputer dan 111 set meubeler.

Sementara itu, perhatian terhadap pendidikan usia dini juga terus ditingkatkan. Pada jenjang PAUD, pemerintah akan membangun 3 ruang kelas baru, merehabilitasi 2 ruang kelas, membangun 4 paket area bermain dan Alat Permainan Edukatif (APE) luar, menyediakan 7 paket APE dalam, serta melakukan revitalisasi 2 unit PAUD.

Karolin mengakui kondisi geografis Kabupaten Landak menjadi tantangan dalam mewujudkan pemerataan fasilitas pendidikan. Namun, ia memastikan pembangunan akan diarahkan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan bukan hanya sekadar menambah jumlah bangunan, tetapi bagian dari upaya menghadirkan pemerataan dan keadilan bagi seluruh masyarakat.

“Pembangunan ini bukan sekadar mengejar target jumlah bangunan, tetapi tentang menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat di Kabupaten Landak. Tidak boleh ada lagi sekolah yang tidak layak pakai. Pendidikan yang berkualitas adalah hak setiap anak Landak, di mana pun desa mereka berada,” tegasnya.

Selain pembangunan ruang belajar, program tersebut juga mencakup peningkatan sanitasi sekolah, pembangunan pagar sekolah di berbagai jenjang pendidikan, serta pembangunan 3 paket rabat beton di area SMP untuk mendukung lingkungan belajar yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

Melalui program tersebut, Pemkab Landak berharap kualitas layanan pendidikan semakin meningkat dan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan masa depan.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play