Mempawah (Suara Lawang Kuari) – Sebuah mobil pick up terbakar di Jalan Penghubung, Desa Peniti, Kabupaten Mempawah, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Kobaran api yang muncul saat kendaraan berada di tengah jalan sempat membuat panik warga dan mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi..jpeg)
Mobil Pick Up Terbakar di Jalan Penghubung Desa Peniti, Kabupaten Mempawah, Selasa (21/7/2026). SUARALAWANGKUARI/SK
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat sehingga tidak sempat merambat ke permukiman maupun bangunan di sekitar lokasi.
Anggota Badan Pemadam Api Jongkat (BPAJ), Eji, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 17.00 WIB. Tak lama setelah menerima informasi, seluruh personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
"Kami menerima laporan sekitar jam 5 sore dari warga. Setelah itu kami langsung menuju ke lokasi," kata Eji kepada Suarakalbar.co.id, Selasa.
Menurut Eji, proses pemadaman berlangsung cepat sehingga kobaran api tidak sempat membesar. Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
"Sementara tidak ada korban. Api juga cepat dipadamkan sehingga tidak merambat ke area permukiman warga lainnya," ujarnya.
Seorang warga yang berada di lokasi kejadian dan meminta identitasnya tidak dipublikasikan menduga mobil pick up tersebut mengangkut minyak. Ia juga menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada kendaraan hingga memunculkan kobaran api.
"Sepertinya membawa minyak. Untung cepat dipadamkan. Awalnya apinya besar," ungkapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Dugaan adanya korsleting listrik maupun muatan yang dibawa kendaraan masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga yang memadati lokasi kejadian. Arus lalu lintas di sekitar Jalan Penghubung Desa Peniti sempat tersendat selama proses pemadaman berlangsung, sebelum akhirnya kembali normal setelah api berhasil dipadamkan.[SK]