Singkawang (Suara Lawang Kuari) – Perum Bulog Kantor Cabang Singkawang memastikan ketersediaan beras dan minyak goreng di wilayah Singkawang, Bengkayang, dan Sambas (Singbebas) dalam kondisi aman dan terkendali. Stok yang tersedia saat ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga empat bulan ke depan.
Kepala Bulog Singkawang, Noldi Ramayadi bersama Petugas Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Singkawang belum lama ini. SUARALAWANGKUARI/SK
Kepala Bulog Singkawang, Noldi Ramayadi, mengungkapkan bahwa total cadangan beras yang tersimpan di Gudang Bulog Kelurahan Melayu, Kota Singkawang, dan Gudang Prapakan di Pemangkat, Kabupaten Sambas, mencapai 3.944 ton.
Selain didukung stok yang memadai, Bulog juga terus memperkuat pasokan melalui penyerapan gabah petani lokal. Hingga pertengahan Juli 2026, penyerapan gabah di wilayah Singbebas telah mencapai sekitar 6.200 ton.
“Penyerapan gabah dari petani di wilayah Singbebas juga sudah mencapai 6.200 ton. Insyaallah ketahanan stok di Singbebas tetap aman dan terkendali, karena Bulog terus menyerap gabah,” ujar Noldi Ramayadi.
Menurutnya, langkah penyerapan hasil panen petani tidak hanya bertujuan menjaga ketahanan pangan daerah, tetapi juga memberikan kepastian pasar bagi petani sehingga harga gabah tetap stabil dan menguntungkan.
Untuk menjaga stabilitas harga pangan di pasaran, Bulog Singkawang juga menjalin sinergi dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Singkawang melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Program tersebut dilaksanakan secara rutin dan terjadwal di sejumlah pasar tradisional guna memastikan masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau di tengah dinamika harga pangan nasional.
Upaya stabilisasi tersebut mendapat respons positif dari para pedagang yang merasakan langsung kelancaran distribusi komoditas pangan bersubsidi tersebut.
Alex, salah seorang pedagang di Pasar Beringin Singkawang, mengatakan pasokan beras SPHP dan minyak goreng Minyakita selama ini selalu tersedia dan dikirim secara rutin setiap pekan.
Menurutnya, keberadaan kedua komoditas tersebut sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan produk komersial lainnya.
“Pasokan beras SPHP dan Minyakita selalu rutin datang setiap minggu. Masyarakat sangat terbantu karena harganya lebih terjangkau,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Apin, pedagang lainnya di Pasar Beringin. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini ketersediaan beras SPHP maupun Minyakita masih lancar dan tidak pernah mengalami kekosongan stok.
“Ketersediaannya selalu ada dan sampai sekarang tidak pernah kosong,” katanya.
Dengan stok yang memadai, penyerapan gabah yang terus berjalan, serta distribusi pangan yang terjaga, Bulog Singkawang optimistis ketahanan pangan di wilayah Singkawang, Bengkayang, dan Sambas akan tetap aman dalam beberapa bulan ke depan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi secara berkelanjutan.[SK]