![]() |
| Tim PT BAI saat meninjau latihan atlet Anggar IKASI Mempawah sebelum berlaga di West Java Fencing Challenge 2026 di Kota Bandung, Jawa Barat, pada 10–14 Oktober 2026. |
Dalam kejuaraan terbuka tingkat nasional tersebut, tim anggar Mempawah diperkuat tujuh atlet yang didampingi seorang pelatih. Keikutsertaan mereka menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan, mengevaluasi hasil latihan, serta menambah pengalaman bertanding menghadapi atlet dari berbagai daerah.
Selain sebagai ajang kompetisi, kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan tim anggar Mempawah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Corporate Secretary PT BAI, Anshor Phasa, melalui Kepala Departemen Government Relations & Corporate Communications (Govrel & Corcomm), Yan Eka Milleza, menyampaikan bahwa dukungan perusahaan merupakan bagian dari kepedulian terhadap pembinaan olahraga dan pengembangan potensi generasi muda di daerah.
“Kami sangat bangga dapat berkontribusi dalam mendukung perjuangan para atlet anggar Kabupaten Mempawah di ajang West Java Fencing Challenge 2026. Dukungan ini merupakan wujud komitmen BAI untuk membina bakat-bakat muda daerah agar terus berkembang, mengasah mental bertanding, dan mengukir prestasi yang membanggakan,” ujar Yan, menyampaikan pernyataan Anshor Phasa, Senin (12/10/2026).
Ia berharap dukungan tersebut dapat meningkatkan motivasi para atlet untuk tampil percaya diri, menjaga fokus selama pertandingan, serta menjunjung tinggi sportivitas demi meraih hasil terbaik.
Sementara itu, Pelatih Anggar Mempawah, Verdiana Rihandini, mengatakan tujuh atlet yang diberangkatkan mengikuti sejumlah nomor pertandingan di sektor putra dan putri.
Di sektor putri, Indah Nur Safarin bertanding pada nomor sabel, Devia Shelila pada nomor floret, serta Nurul Aulia, Felisya Andyni, dan Utin Dinara Batrisha pada nomor degen.
Adapun sektor putra diwakili Gusti Edga Putra Deandra pada nomor floret dan Muhammad Yudha Pratama pada nomor degen.
Verdiana, yang akrab disapa Dian, menjelaskan bahwa para atlet telah menjalani persiapan secara rutin dan teratur di Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Anggar Mempawah.
Menurutnya, kejuaraan di Bandung menjadi kesempatan untuk mengukur perkembangan kemampuan atlet sekaligus mengevaluasi kesiapan tim sebelum menghadapi persaingan pada Porprov Kalbar 2026.
Dian juga menyampaikan apresiasi kepada PT BAI, Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Mempawah Arifin, serta para orang tua atlet yang telah memberikan dukungan moral dan material sejak persiapan hingga keberangkatan.
“Persiapan sudah kami lakukan sejak beberapa waktu lalu. Kami memohon doa dan dukungan masyarakat Mempawah agar anak-anak bisa tampil maksimal, memberikan hasil terbaik, dan mampu meraih podium tertinggi di ajang West Java Fencing Challenge 2026,” kata Dian.
Ia berharap pengalaman bertanding di Bandung dapat menjadi bekal berharga bagi para atlet untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan menghadapi Porprov XIV Kalimantan Barat 2026.
Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat membantu pembinaan atlet anggar di Kabupaten Mempawah berjalan berkelanjutan serta membuka peluang bagi atlet daerah untuk meraih prestasi di tingkat regional maupun nasional. [SK]
