Streaming Radio Lawang Kuari

Dua Kecelakaan Maut Terjadi di Sanggau, Dua Pengendara Motor Meninggal Dunia

Editor: Admin author photo

Salah satu kecelakaan maut di Sanggau yang menewaskan dua pengendara motor. SUARALAWANGKUARI/SK
Sanggau (Suara Lawang Kuari) – Dua kecelakaan lalu lintas maut terjadi di wilayah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Rabu (30/9/2026). Dalam dua kejadian yang berlangsung di lokasi berbeda, dua pengendara sepeda motor meninggal dunia.

Kecelakaan pertama terjadi sekitar pukul 06.55 WIB di Jalan Raya Bodok-Sosok, tepatnya di Dusun Baharu, Desa Suka Gerundi, Kecamatan Parindu.

Kecelakaan tersebut melibatkan Mitsubishi Canter KB 8505 GN yang dikemudikan IAH (26), warga Sekadau Hilir, dan sepeda motor Yamaha Vixion KB 6436 DU yang dikendarai SR (36), warga Desa Suka Mulya, Kecamatan Parindu.

Berdasarkan keterangan saksi, Mitsubishi Canter melaju dari arah Sosok menuju Bodok. Dari arah berlawanan datang Yamaha Vixion. Diduga sepeda motor tersebut keluar dari lajurnya hingga terjadi benturan dengan truk.

Informasi kecelakaan diterima Polsek Parindu sekitar pukul 07.10 WIB setelah warga melaporkan kejadian tersebut. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan mengamankan arus lalu lintas.

Akibat kecelakaan tersebut, SR meninggal dunia. Yamaha Vixion mengalami kerusakan ringan pada bagian depan, sedangkan pengemudi Mitsubishi Canter tidak mengalami luka dan kendaraannya tidak mengalami kerusakan.

Sekitar tiga jam kemudian, kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Gedung Balai Betomu Sanggau, Kecamatan Kapuas, sekitar pukul 09.24 WIB.

Kecelakaan kedua melibatkan Toyota KB 8849 UL yang dikemudikan W (21), warga Desa Sungai Mawang, Kecamatan Kapuas, dan Yamaha Freego KB 6007 UY yang dikendarai SS (67), warga Desa Bereng Bekawat, Kecamatan Beduwai.

Berdasarkan keterangan awal, Toyota melaju dari arah Sekadau menuju Sanggau. Pada saat bersamaan, Yamaha Freego yang dikendarai SS tengah menyeberang jalan dan telah berada di jalur kiri.

Karena jarak kedua kendaraan terlalu dekat, pengemudi Toyota diduga tidak sempat menghindari sepeda motor hingga terjadi benturan.

Akibat kecelakaan tersebut, SS mengalami luka parah pada bagian perut dan patah kaki. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia. Sementara pengemudi Toyota tidak mengalami luka.

Petugas Satlantas Polres Sanggau yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Kedua kendaraan yang terlibat juga diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan olah TKP dan penyelidikan.

Kasat Lantas Polres Sanggau Iptu Andiet Tri Hatmojo mengatakan, pihaknya telah melakukan penanganan terhadap kedua kecelakaan tersebut secara cepat.

“Setiap kecelakaan lalu lintas harus ditangani secara cepat dan terukur, terutama untuk memastikan korban mendapatkan pertolongan dan situasi di lokasi tetap aman. Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak ke lokasi, mengamankan TKP, mendata pengendara dan saksi, serta mengamankan barang bukti,” ujar Iptu Andiet.

Ia mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, tetap berada di jalur masing-masing, serta tidak lengah meskipun kondisi jalan terlihat sepi.

“Keselamatan harus menjadi perhatian setiap pengguna jalan. Sebelum menyeberang maupun melakukan perubahan arah, pastikan kondisi jalan benar-benar aman dan perhitungkan jarak kendaraan yang datang. Satu kesalahan di jalan dapat berakibat fatal,” tegasnya.

Saat ini, kedua perkara tersebut masih ditangani Satlantas Polres Sanggau untuk proses penyelidikan lebih lanjut. [SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play