![]() |
| Air bersih.SUARALAWANGKUARI/SK |
Pendistribusian bantuan tersebut secara resmi dilepas oleh Ketua LSKM Kabupaten Kayong Utara, Khoirul Umam, didampingi Wakil Ketua LSKM, Gus Selamen.
Bantuan air bersih itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk pondok pesantren, masjid, dan surau yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
Pada tahap awal, penyaluran dilakukan di Pondok Pesantren Nurul Hasani, Kecamatan Teluk Batang, serta Desa Mata-Mata, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara.
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hasani, KH. Badri Rofi’i, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan pesantren.
“Semoga ini menjadi awal kebaikan dan kebahagiaan. Bantuan yang diberikan ke pondok kami semoga menjadi ladang amal ibadah, khususnya bagi H. Kacong Supandi beserta keluarga. Kami siap mendukung seluruh aktivitas kebaikan yang akan dijalankan ke depannya,” ujar KH. Badri Rofi’i.
Sementara itu, Wakil Ketua LSKM Kabupaten Kayong Utara, Gus Selamen, mengatakan penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak kekeringan.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya semangat berbagi dan memberikan manfaat bagi orang lain sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan sosial di tengah masyarakat.
Melalui penyaluran 70.000 liter air bersih ini, LSKM berharap dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak kekeringan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Kayong Utara.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau berlangsung. [SK]
