![]() |
| Pembagian masker oleh Dinkes Sanggau kepada penguna jalan. SUARALAWANGKUARI/SK |
Pembagian masker dilakukan petugas Dinkes Sanggau di sejumlah titik keramaian dan persimpangan jalan pada Rabu (12/8/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk membantu melindungi masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinkes Sanggau, Junaidi, mengatakan pembagian masker merupakan salah satu upaya preventif untuk menjaga kesehatan masyarakat menghadapi musim kemarau yang disertai ancaman kabut asap.
“Pagi ini kami dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau membagikan masker kepada masyarakat yang masih beraktivitas di jalan,” kata Junaidi.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menyasar dua lokasi yang menjadi titik utama pembagian masker. Lokasi pertama berada di simpang lampu merah Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Ilir Kota.
Sementara lokasi kedua berada di simpang lampu merah Pasar Sentral, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Beringin.
Petugas membagikan masker kepada pengendara maupun masyarakat yang melintas di kedua lokasi tersebut. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan diri dari paparan asap.
Junaidi menegaskan, pembagian masker tersebut bersifat stimulan. Karena itu, ia berharap kepedulian serupa juga dilakukan oleh berbagai pihak untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi kualitas udara yang memburuk.
“Pembagian masker ini sifatnya stimulan dan kami berharap ada pihak-pihak lain juga melakukan hal yang sama,” harapnya.
Di tengah kondisi kemarau dan ancaman kabut asap yang masih terjadi, Dinkes Sanggau mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.
Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak di luar rumah disarankan tetap berada di dalam ruangan untuk mengurangi risiko terpapar udara yang kurang baik bagi kesehatan.
Bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilakukan, terutama ketika kondisi kabut asap semakin pekat.
Junaidi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kondisi tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat.
“Kami mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan, mengonsumsi makanan sehat dan perbanyak minum air putih,” tutupnya.
Dinkes Sanggau berharap masyarakat semakin waspada terhadap dampak kabut asap dan bersama-sama melakukan langkah pencegahan. Selain melindungi diri, masyarakat juga diharapkan ikut berperan mencegah aktivitas yang dapat memperparah kondisi kabut asap, terutama pembakaran lahan secara sembarangan.[SK]
