Sanggau (Suara Lawang Kuari) – Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau terus mempersiapkan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026 secara berkelanjutan. Program ini akan menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari masyarakat umum, aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, hingga para pelajar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori, mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai persiapan agar layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh sasaran yang telah ditetapkan.
Salah satu persiapan yang dilakukan adalah penerapan sistem registrasi melalui aplikasi ASIK (Aplikasi Sehat Indonesiaku) bagi masyarakat yang akan mengikuti pemeriksaan.
“Dinas Kesehatan juga telah menerbitkan instruksi agar peserta melakukan registrasi melalui aplikasi ASIK sebelum mengikuti pemeriksaan kesehatan. Registrasi ini wajib dilakukan agar data peserta tercatat dengan baik dan target capaian program dapat terpenuhi,” ujar Najori, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, kelengkapan data menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan program CKG. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat melakukan pemetaan kebutuhan kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.
Selain menyasar masyarakat umum, Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau juga telah menyiapkan pelaksanaan CKG bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau.
“Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah provinsi dalam rangka mendorong peningkatan layanan kesehatan bagi pegawai,” jelasnya.
Najori mengungkapkan, pihaknya telah menyusun jadwal pelaksanaan CKG di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Pemeriksaan nantinya akan dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas yang telah ditunjuk.
“Kami sudah menyusun jadwal pelaksanaan CKG di setiap OPD dan pelaksanaannya akan dilakukan oleh masing-masing Puskesmas. Saat ini kami masih mempersiapkan tenaga kesehatan, obat-obatan, serta bahan habis pakai yang diperlukan,” katanya.
Tidak hanya ASN, program CKG juga akan diperluas kepada personel TNI dan Polri yang bertugas di wilayah Kabupaten Sanggau. Pelaksanaan pemeriksaan akan dilakukan melalui koordinasi dengan masing-masing institusi.
“Kami akan berkoordinasi dengan Kodim, Polres, dan jajaran terkait untuk menentukan waktu pelaksanaan CKG bagi TNI dan Polri,” ungkap Najori.
Sementara itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian dalam program tersebut. Pemeriksaan kesehatan gratis bagi pelajar akan mulai dilaksanakan setelah proses tahun ajaran baru dan masa orientasi sekolah selesai.
Melalui 19 Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Sanggau, tenaga kesehatan nantinya akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan kepada peserta didik mulai tingkat TK, SD, SMP hingga SMA.
“Petugas kesehatan akan mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada siswa,” pungkasnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau berharap pelaksanaan CKG Tahun 2026 dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Program tersebut juga diharapkan menjadi langkah preventif dalam mendeteksi lebih dini berbagai risiko penyakit sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.[SK]
