Streaming Radio Lawang Kuari

Kodim Singkawang Bangun Sumur Bor di Lokasi Rawan Karhutla

Editor: Admin author photo

Kodim 1202/Singkawang Rampungkan Sumur Bor di Jalan Arung Raden. SUARALAWANGKUARI/SK
Singkawang (Suara Lawang Kuari) – Kodim 1202/Singkawang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Singkawang. Salah satu langkah yang dilakukan yakni membangun sumber air melalui pembuatan sumur bor di Jalan Arung Raden, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, Minggu (13/9/2026).

Pembangunan sumur bor tersebut melibatkan dua personel Koramil 1202-03/Singkawang Tengah, empat personel Satgas BKO Yonif TP 839/SA serta enam masyarakat setempat.

Proses pengerjaan didukung satu unit mobil pickup dan empat sepeda motor dinas Babinsa untuk menunjang mobilisasi personel maupun peralatan selama kegiatan berlangsung.

Sebelum proses pengeboran dilakukan, Kodim 1202/Singkawang berkoordinasi dengan BPBD dan pihak kelurahan untuk menentukan lokasi yang menjadi prioritas, terutama wilayah yang dinilai membutuhkan ketersediaan sumber air sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.

Pengeboran dilakukan dengan kedalaman rata-rata 35 hingga 40 meter. Dalam prosesnya, petugas menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya mata bor berukuran tiga inci, mesin Robin, pipa PVC serta perangkat Geo Listrik.

Hingga saat ini, pembangunan sumur bor di titik ke-10 tersebut telah mencapai progres 100 persen. Keberadaan sumber air ini diharapkan dapat membantu personel gabungan dan masyarakat ketika menghadapi kebakaran, khususnya di wilayah yang sulit mendapatkan sumber air.

Dandim 1202/Singkawang Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar, S.I.P., mengatakan pembangunan sumur bor merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat kesiapan menghadapi ancaman Karhutla, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

“Kami berupaya menyiapkan sumber air di lokasi-lokasi strategis dan rawan Karhutla. Dengan adanya sumur bor, diharapkan penanganan titik api dapat dilakukan lebih cepat sehingga api tidak berkembang dan meluas,” ujarnya.

Menurutnya, upaya pencegahan dan penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, BPBD, aparat kelurahan dan masyarakat untuk memastikan langkah antisipasi berjalan secara optimal.

Karena itu, Kodim 1202/Singkawang akan terus memperkuat koordinasi dan keterlibatan masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya selama musim kemarau.

Dengan tersedianya sumber air di lokasi-lokasi strategis, kesiapsiagaan diharapkan semakin meningkat dan respons terhadap kemunculan titik api dapat dilakukan lebih cepat. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di Kota Singkawang. [SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play