Sanggau (Suara Lawang Kuari) – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan kendaraan roda empat terjadi di Jalan Raya Bodok-Sanggau, tepatnya di Dusun Bali, Desa Sebarra, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Minggu (6/9/2026) malam.Motor yang dipakai dalam kecelakaan maut di Bali Sanggau. SUARALAWANGKUARI/SK
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang yang berada di sepeda motor meninggal dunia. Kedua korban diketahui merupakan kakak beradik, yakni MAW (26) dan LSU (33).
Keduanya saat itu menggunakan sepeda motor Yamaha Mio GT bernomor polisi KB 3157 US. MAW diketahui sebagai pengendara, sedangkan LSU merupakan penumpang.
Kecelakaan tersebut juga melibatkan sebuah kendaraan roda empat tanpa nomor polisi yang dikemudikan AN (29). Polisi masih melakukan penanganan dan pendataan terhadap seluruh kendaraan maupun pihak yang terlibat dalam kecelakaan.
Peristiwa bermula ketika sepeda motor Yamaha Mio GT yang dikendarai MAW dengan membonceng LSU melaju dari arah Bodok menuju Sanggau. Saat tiba di kawasan Dusun Bali, sepeda motor tersebut diduga kehilangan kendali hingga bergerak oleng ke arah kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang kendaraan roda empat yang dikemudikan AN. Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat, benturan tidak dapat dihindarkan.
Kapolsek Parindu AKP Sutono mengatakan, pihaknya langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari masyarakat. Personel diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan TKP, mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi korban.
“Begitu mendapat informasi, personel langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas yang sempat diblokade warga setempat. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Pusat Damai untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar AKP Sutono.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis di Puskesmas Pusat Damai, MAW dinyatakan meninggal dunia akibat mengalami luka berat. Sementara LSU juga dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka serius pada bagian kepala.
“Dua korban dalam kecelakaan ini dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan di Puskesmas Pusat Damai. Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan meminta masyarakat menjadikan kejadian ini sebagai pengingat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara,” kata Sutono.
Setelah kejadian, personel kepolisian menghubungi pihak keluarga korban, mencatat identitas korban dan saksi, serta mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat.
Sepeda motor Yamaha Mio GT diamankan di Polsek Parindu, sedangkan kendaraan roda empat dititipkan di Polsek Batang Tarang untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Parindu mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya masyarakat yang melintas di jalur Bodok-Sanggau, agar meningkatkan kewaspadaan selama berkendara.
Pengendara diminta menjaga kecepatan, memastikan kendaraan tetap terkendali, memperhatikan kondisi jalan, serta mewaspadai kendaraan yang datang dari arah berlawanan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Pengendara perlu memastikan kendaraan tetap terkendali dan tidak memaksakan diri ketika kondisi berkendara berisiko,” pungkas AKP Sutono. [SK]