Streaming Radio Lawang Kuari

Bank Kalbar Dan RAPI Sekadau Bagikan Masker, 15 Ribu Disiapkan Untuk Warga Terdampak Kabut Asap

Editor: Admin author photo

 

Ibu Persatuan Pegawai Bank Kalbar saat bagikan masker. SUARALAWANGKUARI/SK
Sekadau (Suara Lawang Kuari) – Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditunjukkan melalui aksi sosial pembagian masker di Kabupaten Sekadau, Selasa (25/8/2026) sore.

Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 13 Kabupaten Sekadau bersama Satgas TRC IKB RAPI, Satgas Jarkom RAPI, Satgas Bansos RAPI dan Satgas Rider RAPI menggandeng berbagai organisasi, lembaga, dunia usaha serta unsur TNI/Polri untuk membagikan masker secara langsung kepada masyarakat.

Bank Kalbar Cabang Sekadau turut mendukung kegiatan tersebut. Persatuan Istri Pegawai (PIP) Bank Kalbar bahkan turun langsung ke lapangan membagikan masker kepada pengendara dan masyarakat yang beraktivitas di sejumlah titik.

Wakil Kepala Cabang Bank Kalbar Sekadau, Khairil, mengatakan pihaknya menyambut baik aksi sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat.

“Kami menyambut baik dan mendukung kegiatan yang positif ini. Kami ikut partisipasi untuk turun bersama teman-teman,” ujar Khairil.

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipusatkan di depan Gedung UMKM Center Sekadau. Setelah itu, peserta bergerak menuju sejumlah lokasi untuk membagikan masker kepada masyarakat.

Pembagian masker menyasar pengguna kendaraan yang melintas di persimpangan jalan, kawasan pasar, warung, serta sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas dan keramaian masyarakat.

Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Palang Merah Indonesia (PMI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Paguyuban Jawa Kalimantan Barat (PJKB), Simpay, Seuweu Siwi Siliwangi (S4), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Bank Kalbar, serta didukung unsur TNI dan Polri.

Ketua RAPI Wilayah 13 Kabupaten Sekadau, Kundori (JZ21LKD), mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kabut asap akibat karhutla.

“Kami bersama seluruh unsur yang terlibat ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Masker yang dibagikan memang sederhana, tetapi ini merupakan bentuk kepedulian untuk membantu melindungi masyarakat, khususnya dari dampak asap dan kualitas udara yang kurang sehat,” kata Kundori.

Menurutnya, penanganan dampak kabut asap tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat. Seluruh elemen masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam menghadapi kondisi tersebut.

Karena itu, RAPI mengajak organisasi kemasyarakatan, komunitas, dunia usaha, lembaga sosial, media dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian serta bersama-sama melakukan pencegahan karhutla.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan melakukan pembakaran lahan, apalagi dalam kondisi cuaca yang panas dan kering seperti sekarang. Pencegahan harus menjadi gerakan bersama,” ujarnya.

Kundori menambahkan, RAPI tidak hanya menjalankan fungsi komunikasi melalui radio, tetapi juga berupaya mengambil peran dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, khususnya ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat maupun bencana.

“RAPI memiliki jaringan komunikasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung koordinasi di lapangan. Namun yang lebih penting adalah bagaimana keberadaan RAPI bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi, lembaga, perusahaan dan unsur TNI/Polri yang telah mendukung pelaksanaan aksi sosial tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi. Semangat gotong royong seperti ini harus terus kita jaga, karena persoalan kabut asap dan karhutla tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sekadau, IPTU Sudarsono, menyambut baik aksi peduli darurat kabut asap tersebut. Menurutnya, pembagian masker menjadi langkah nyata untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang kurang sehat.

“Kami berharap aksi ini bisa bermanfaat kepada masyarakat dalam peduli darurat kabut asap ini,” katanya saat memberikan pengarahan.

Dalam aksi tersebut, sebanyak 15 ribu masker disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat. Pada hari pertama pelaksanaan, sekitar 4 ribu masker telah disalurkan kepada warga.

Pembagian masker tersebut akan dilanjutkan pada hari berikutnya hingga seluruh masker yang disiapkan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Melalui aksi kolaboratif ini, RAPI bersama seluruh pihak yang terlibat berharap kepedulian terhadap dampak kabut asap tidak berhenti pada pembagian masker, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play