Mempawah (Suara Lawang Kuari) – Sebanyak 30 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kabupaten Mempawah Tahun 2026 resmi memulai rangkaian pelatihan sebagai persiapan pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pelatihan Calon Paskibra Tahun 2026 resmi dimulai di halaman Kantor Bupati Mempawah, Senin (13/7/2026). SUARALAWANGKUARI/SK
Pelatihan calon Paskibra tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Mempawah, Yet Ellyana Mussa, di halaman Kantor Bupati Mempawah, Senin (13/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Yet Ellyana menyampaikan bahwa para peserta yang telah melalui proses seleksi akan menjalani serangkaian pembinaan dan pelatihan secara bertahap hingga siap melaksanakan tugas negara pada momentum peringatan kemerdekaan 17 Agustus mendatang.
Ia menjelaskan, tahap awal pelatihan berlangsung mulai 13 hingga 30 Juli 2026. Pada tahap ini, para calon Paskibra akan mengikuti latihan dasar untuk membangun kesiapan fisik, kedisiplinan, kekompakan, serta pemahaman dasar tugas sebagai pengibar bendera.
“Mulai hari ini hingga 30 Juli mereka akan mengikuti latihan dasar. Selanjutnya, pada 1 hingga 14 Agustus, para calon Paskibra akan menjalani masa karantina sekaligus mendapatkan pembinaan yang lebih intensif, baik dari sisi mental, kedisiplinan, maupun kesiapan teknis dalam melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada 17 Agustus 2026,” ujar Yet.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh kesungguhan, semangat, serta menjaga kesehatan agar mampu menjalankan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.
“Saya berharap seluruh peserta selalu diberikan kesehatan sehingga mampu mengikuti seluruh arahan dan program latihan yang telah disusun oleh para pelatih. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses,” katanya.
Menurut Yet, menjadi anggota Paskibra bukan sekadar menjalankan tugas dalam sebuah upacara kenegaraan, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter generasi muda yang memiliki nilai nasionalisme, tanggung jawab, disiplin, dan jiwa kepemimpinan.
Ia menilai pengalaman sebagai anggota Paskibra dapat menjadi bekal berharga bagi para pelajar untuk meningkatkan kepercayaan diri serta membangun karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kegiatan ini menjadi momentum bagi para peserta untuk terus meningkatkan kapasitas diri sebagai pelajar yang berprestasi, sekaligus menjadi kebanggaan bagi orang tua, keluarga, sekolah, dan Kabupaten Mempawah,” tutur Yet.
Ia juga berpesan kepada seluruh calon Paskibra agar menjaga kekompakan, mengikuti arahan para pelatih, serta menunjukkan sikap disiplin selama proses pembinaan berlangsung.
Dengan dimulainya pelatihan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mempawah berharap para calon Paskibra Tahun 2026 mampu tampil maksimal dan menjalankan amanah sebagai generasi muda terpilih yang mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mempawah.[SK]