– Memasuki usia ke-19 tahun, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus berupaya memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berbagai potensi ekonomi yang dimiliki Kubu Raya menjadi perhatian pemerintah untuk dioptimalkan guna mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, mengatakan pemerintah daerah terus melakukan pemetaan dan penyisiran terhadap berbagai sumber pendapatan yang selama ini belum tergarap secara maksimal.
Menurutnya, optimalisasi potensi daerah menjadi langkah strategis agar Kubu Raya memiliki kemampuan fiskal yang semakin kuat dalam membiayai program pembangunan.
“Kami optimistis PAD Kubu Raya akan terus meningkat melalui optimalisasi berbagai potensi yang ada,” ujar Sukiryanto usai menghadiri acara ramah tamah HUT ke-19 Kabupaten Kubu Raya di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat (17/7/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah sektor yang menjadi perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD di antaranya sektor properti, usaha galian C, serta optimalisasi penerimaan dari dana bagi hasil.
Pemerintah daerah, kata dia, juga terus melakukan evaluasi terhadap berbagai sektor ekonomi yang memiliki potensi besar namun belum memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan daerah.
“Kita terus melihat potensi-potensi yang ada, termasuk sektor yang selama ini belum maksimal memberikan kontribusi bagi daerah. Semua akan kita optimalkan untuk memperkuat pembangunan Kubu Raya,” katanya.
Selain menggali potensi ekonomi, Pemkab Kubu Raya juga mendorong masyarakat yang telah lama berdomisili di wilayah Kubu Raya namun masih menggunakan administrasi kependudukan daerah lain agar segera melakukan perpindahan data kependudukan.
Menurut Sukiryanto, penyesuaian administrasi kependudukan memiliki kaitan dengan besaran dana bagi hasil yang diterima daerah dari pemerintah pusat.
“Masih banyak warga yang tinggal di Kubu Raya tetapi KTP-nya masih Kota Pontianak. Ini tentu memengaruhi dana bagi hasil yang kita terima,” jelasnya.
Ia menilai, semakin banyak masyarakat yang tercatat sebagai penduduk Kubu Raya, maka semakin besar pula potensi dukungan fiskal yang dapat diterima daerah untuk menunjang pembangunan.
Di sisi lain, Sukiryanto menegaskan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga terus memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait maupun DPR RI.
Menurutnya, dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.
“Kita tidak hanya mengandalkan PAD, tetapi juga terus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah pusat agar berbagai kebutuhan pembangunan di Kubu Raya dapat didukung,” ujarnya.
Dengan kombinasi antara peningkatan PAD, pengelolaan potensi daerah yang lebih optimal, serta dukungan pemerintah pusat, Pemkab Kubu Raya berharap ruang fiskal daerah semakin kuat.
Penguatan tersebut diharapkan mampu mempercepat terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kubu Raya.[SK]
