![]() |
| Bupati dan wakil Bupati Sanggau beserta perwakilan Forkopimda membuka secara resmi Pameran Pembangunan Sabang Merah. SUARALAWANGKUARI/SK |
Pembukaan pameran dilakukan Bupati Sanggau Yohanes Ontot didampingi Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena dan perwakilan Forkopimda di Taman Arong’k Belopa Sanggau, Rabu (19/8/2026) sore.
Pameran Pembangunan Sabang Merah 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Yohanes Ontot mengatakan Pameran Pembangunan Sabang Merah bukan sekadar kegiatan untuk menampilkan berbagai hasil pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah daerah.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, pelaku UMKM, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk melihat sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang perjumpaan antara Pemerintah, Masyarakat, Dunia Usaha, Pelaku UMKM, Komunitas dan berbagai pemangku kepentingan. Untuk melihat, merasakan dan bersama-sama memberikan kontribusi terhadap kemajuan Kabupaten Sanggau,” ujar Yohanes.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun UMKM Nasional ke-10 yang diperingati pada 12 Agustus 2026.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sanggau, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pelaku UMKM yang telah menjadi penggerak ekonomi daerah. Mari terus berinovasi, meningkatkan kualitas, dan memperkuat daya saing UMKM menuju Sanggau yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. UMKM Kuat, Ekonomi Daerah Hebat,” ucapnya.
Yohanes menilai tema “Festival Rakyat UMKM” memiliki makna penting karena pembangunan harus dapat dirasakan dan menjadi bagian dari seluruh masyarakat.
Ia menegaskan, UMKM tidak hanya berkaitan dengan kegiatan usaha dan perdagangan, tetapi juga memiliki peran besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan keluarga, mendorong kreativitas, mengangkat produk lokal, sekaligus memperkuat budaya dan kemandirian ekonomi daerah.
“Kita ingin menjadikan pembangunan sebagai milik seluruh rakyat, dan menjadikan UMKM sebagai salah satu kekuatan utama dalam menggerakkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Karena itu, Yohanes mengajak seluruh masyarakat Sanggau untuk mencintai, menggunakan sekaligus mempromosikan produk-produk lokal daerah.
“Mari kita bangun kebanggaan bersama: ‘Produk Sanggau, dibeli masyarakat Sanggau, dipromosikan oleh masyarakat Sanggau, dan menjadi kebanggaan Sanggau’,” ajaknya.
Ia memastikan Pemkab Sanggau terus berkomitmen membangun ekosistem UMKM yang kuat. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas produk, kemudahan akses pemasaran, digitalisasi, penguatan kelembagaan UMKM, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga perluasan akses pembiayaan.
Selain mengunjungi stan UMKM, masyarakat juga diajak melihat Galeri Prestasi Sabang Merah yang menampilkan berbagai capaian dan prestasi Kabupaten Sanggau.
“Silakan masyarakat Kabupaten Sanggau mengunjungi Galeri Prestasi Sabang Merah. Mari kita lihat bersama berbagai prestasi yang telah berhasil kita raih. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berkarya, berinovasi, dan bersama-sama membawa Kabupaten Sanggau semakin maju dan berprestasi. Sanggau Berprestasi, Sanggau Semakin Maju,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pameran Pembangunan Sabang Merah 2026 yang juga Sekda Sanggau, Aswin Khatib, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait berbagai program, kegiatan, capaian, inovasi, dan hasil pembangunan di Kabupaten Sanggau.
“Tahun ini, kegiatan mengangkat tema ‘Festival Rakyat UMKM’ sebagai bentuk keberpihakan dan dukungan terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah sebagai salah satu kekuatan ekonomi masyarakat,” kata Aswin.
Pameran tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi vertikal, perangkat daerah Kabupaten Sanggau, BUMN/BUMD, Credit Union, perbankan, pihak swasta, organisasi kemasyarakatan dan wanita, hingga para pelaku UMKM.
“Total ada 120 stan pameran yang ikut berpartisipasi,” ungkapnya.
Menurut Aswin, kehadiran berbagai peserta tersebut diharapkan tidak hanya memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pembangunan daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan produk unggulan, kreativitas, inovasi, dan potensi ekonomi masyarakat Sanggau.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya dapat memperoleh informasi mengenai pembangunan daerah, tetapi juga dapat melihat secara langsung berbagai produk unggulan lokal, kreativitas, inovasi, serta potensi ekonomi masyarakat Kabupaten Sanggau,” ujarnya.
Ia berharap Pameran Pembangunan Sabang Merah 2026 mampu membuka peluang promosi bagi pelaku UMKM, memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan transaksi, sekaligus mendorong UMKM Sanggau agar semakin maju, mandiri, dan memiliki daya saing.
Selain pameran dan Galeri Prestasi Sabang Merah, masyarakat juga dapat menikmati berbagai rangkaian perlombaan, pertunjukan kesenian, serta penampilan artis lokal dan Kalimantan Barat yang digelar pada malam pembukaan hingga penutupan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau untuk bersama-sama memeriahkan Festival Rakyat UMKM, mengunjungi stan-stan pameran, mendukung produk lokal, dan menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan serta mendorong kemajuan UMKM dan pembangunan Kabupaten Sanggau,” tutup Aswin.[SK]
