![]() |
| Tim SAR saat evakusi korban tenggelam di Sungai Sambas Besar. SUARALAWANGKUARI/SK |
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 13.05 WIB, atau hari kedua operasi pencarian.
Alvin diketahui merupakan warga Dusun Sekampung Sabing, RT 01/RW 01, Desa Sabing, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, mengatakan korban ditemukan sekitar 300 meter ke arah hilir dari Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK).
“Pada tanggal 19 Agustus 2026 pukul 13.05 WIB tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada koordinat 1°25’54” N – 109°18’42” E, jarak 300 meter arah hilir dari Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK),” ujar I Made Junetra.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Selanjutnya, jenazah diserahterimakan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Dengan ditemukannya korban, proses pencarian dan pertolongan yang dilakukan tim SAR gabungan memasuki tahap akhir.
I Made Junetra menjelaskan, setelah korban ditemukan dan seluruh tahapan operasi pencarian serta pertolongan dilaksanakan, tim SAR gabungan melakukan evaluasi dan koordinasi.
Pada pukul 14.30 WIB, operasi pencarian secara resmi dinyatakan selesai. Search Mission Coordinator (SMC) kemudian mengusulkan penutupan operasi SAR.
“Dengan ditemukannya korban, seluruh rangkaian operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban tenggelam di Sungai Sambas Besar resmi dihentikan,” jelasnya.
I Made Junetra turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di sungai. Menurutnya, kondisi arus, cuaca, serta lingkungan sekitar dapat menjadi faktor yang meningkatkan risiko keselamatan.
Ia meminta masyarakat tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika beraktivitas di perairan.
“Selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas di sungai dan segera hubungi 115 jika mengalami kondisi membahayakan manusia,” katanya.
Operasi SAR melibatkan unsur SAR gabungan yang melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan menyisir area sungai hingga korban akhirnya berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian.[SK]
