Streaming Radio Lawang Kuari

Sintang Pertahankan WTP 14 Tahun Berturut-turut, Pemkab Dorong Pengelolaan APBD Semakin Akuntabel

Editor: Admin author photo

 

Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menghadiri Rapat Paripurna Ke-2 Masa Persidangan II Tahun 2026 DPRD Kabupaten Sintang yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sintang, Selasa (7/7/2026). SUARALAWANGKUARI/SK

Sintang (Suara LawangKuari) – Pemerintah Kabupaten Sintang kembali mencatatkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian tersebut menjadi tahun ke-14 secara berturut-turut Kabupaten Sintang meraih predikat tertinggi dalam audit pengelolaan keuangan daerah.

Pencapaian tersebut disampaikan Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, dalam Rapat Paripurna Ke-2 Masa Persidangan II Tahun 2026 DPRD Kabupaten Sintang dengan agenda penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Sintang Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sintang, Selasa (7/7/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sintang H. Indra Subekti dan dihadiri jajaran anggota DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan.

Dalam pidato pengantar Raperda, Florensius Ronny menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan opini WTP merupakan bukti komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

“Tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Sintang kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian atas laporan keuangan pemerintah daerah sebanyak 14 tahun anggaran secara berturut-turut sampai dengan tahun anggaran 2025,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan komitmen antara pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Sintang, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan daerah.

“Pencapaian ini merupakan bukti nyata dari komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel serta berkat kerja sama dan komitmen yang sangat baik antara pemerintah daerah dengan DPRD Kabupaten Sintang beserta seluruh stakeholder lainnya,” katanya.

Florensius menjelaskan, keberhasilan mempertahankan opini WTP merupakan hasil sinergi dalam seluruh tahapan penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, pengawasan, hingga proses pertanggungjawaban anggaran.

Ia berharap hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan DPRD terus berjalan secara harmonis serta memberikan dampak nyata terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Prestasi yang diperoleh tersebut merupakan wujud nyata dari sinergisitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah di Kabupaten Sintang. Semoga kerja sama dan kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Sintang selalu dapat berjalan secara sinergis dan konstruktif untuk meningkatkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, perangkat daerah, serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sintang.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi agar pelayanan publik semakin optimal dan berbagai program pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami mengajak kita semua untuk terus bersinergi sesuai tugas dan kewenangan kita dalam memberikan pelayanan terbaik agar prestasi yang kita raih tidak hanya menjadi kebanggaan pemerintah daerah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Meski berhasil mempertahankan opini WTP, Florensius Ronny mengakui masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan selama tahun anggaran 2025.

Ia menegaskan, capaian tersebut bukan akhir dari proses perbaikan, melainkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah ke depan.

“Pencapaian prestasi ini harus kita jaga dan pertahankan bahkan terus ditingkatkan kualitasnya. Kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah pada tahun 2025 masih terdapat kekurangan dan belum dapat berjalan sesuai harapan masyarakat,” katanya.

Ia berharap seluruh masukan dari DPRD Kabupaten Sintang dapat menjadi bahan evaluasi dalam memperbaiki pengelolaan APBD agar semakin tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Menutup penyampaian pidatonya, Florensius Ronny meminta DPRD Kabupaten Sintang dapat melakukan pembahasan terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Masukan, saran, dan kritik yang konstruktif dari DPRD sangat kami harapkan demi penyempurnaan pelaksanaan APBD Kabupaten Sintang pada tahun-tahun mendatang, sehingga pengelolaan keuangan daerah semakin baik, akuntabel, tepat sasaran, berdaya guna, dan berhasil guna,” pungkasnya.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Play