![]() |
| Santri Pondok Pesantren Ar Rahmah saat foto bersama isai pelepasan. SUARALAWANGKUARI/SK |
Sekadau (Suara Lawangkuari) – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Haflatul Imtihan Yayasan Pendidikan Islam Al-Rahmah Sekadau Tahun 2026 yang digelar pada Senin (15/6/2026). Isak tangis orang tua dan santri mewarnai prosesi pelepasan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di berbagai jenjang, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga Pondok Pesantren.
Kegiatan tahunan tersebut menjadi momentum istimewa bagi para santri yang telah menempuh perjalanan pendidikan dan pembinaan karakter di lingkungan Yayasan Al-Rahmah. Acara berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan berbagai penampilan yang menunjukkan hasil pembelajaran para santri selama menempuh pendidikan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau H. Mohammad Isa yang mewakili Bupati Sekadau, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau H. Damsir, perwakilan Polres Sekadau, pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Sekadau, tokoh agama, pimpinan organisasi masyarakat Islam, dewan guru, ustaz dan ustazah, serta ratusan wali santri yang memenuhi lokasi acara.
Rasa bangga tampak terpancar dari wajah para orang tua saat menyaksikan putra-putri mereka tampil di atas panggung. Beragam penampilan seperti ceramah agama, hafalan surah-surah pendek, tarian islami, hingga drama edukatif berhasil memukau para tamu undangan sekaligus menjadi bukti keberhasilan proses pendidikan yang dijalankan lembaga tersebut.
Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Rahmah Sekadau, KH Muhdlar, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para santri menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali santri yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada Yayasan Al-Rahmah.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan serta sarana dan prasarana demi menciptakan lingkungan belajar yang semakin baik bagi para santri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau, H. Damsir, memberikan apresiasi atas konsistensi Yayasan Al-Rahmah dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat dan akhlak yang baik.
“Sinergi antara lembaga pendidikan Islam dan Kementerian Agama perlu terus diperkuat guna membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau H. Mohammad Isa menyampaikan penghargaan kepada Yayasan Al-Rahmah atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Menurutnya, pondok pesantren kini menjadi salah satu pilihan utama masyarakat dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak karena mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum dan pendidikan agama secara seimbang.
“Semua yang tampil tadi patut kita apresiasi dengan sangat bangga. Acara ini didesain dan ditata dengan sangat baik,” ujar Mohammad Isa.
Ia menilai Yayasan Al-Rahmah telah menunjukkan peran strategis sebagai salah satu pelopor pendidikan di Kabupaten Sekadau yang berhasil memadukan ilmu dunia dan ilmu akhirat dalam proses pembelajaran.
“Pemerintah Kabupaten Sekadau berharap pesantren dan lembaga pendidikan Islam di daerah ini terus meningkatkan kualitas pendidikan guna mencetak generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia,” ungkapnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para santri juga diingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari langkah yang lebih panjang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan meraih cita-cita di masa depan.
Khusus bagi para santri hafiz dan hafizah, mereka didorong untuk terus menjaga hafalan Al-Qur'an yang telah dimiliki serta meningkatkan semangat dalam menyelesaikan hafalan hingga 30 juz.
Di penghujung acara, suasana kembali dipenuhi haru saat Yayasan Al-Rahmah secara resmi melepas para siswa dan siswi tahun ajaran 2025/2026. Tangis bahagia para santri dan wali santri pecah ketika ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh dewan guru, ustaz, dan ustazah yang selama ini dengan penuh kesabaran dan keikhlasan membimbing mereka menuntut ilmu.
Momen tersebut menjadi simbol keberhasilan pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi cerdas secara intelektual, tetapi juga membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, dan daerah.[SK]
