![]() |
| Lokasi Kecelakaan Lalu Lintas di Sungai Kunyit, Sekadau.SUARALAWANGKUARI/SK |
Kecelakaan itu melibatkan sebuah mobil light truck Mitsubishi yang dikemudikan I (48), warga Kabupaten Kubu Raya. Selain itu, dua unit sepeda motor Yamaha RX-King turut terlibat dalam insiden tersebut.
Sepeda motor pertama dikendarai H (28), warga Kabupaten Sanggau, yang membonceng J (21) dan A (5). Sementara sepeda motor lainnya dikendarai B (23) bersama penumpang K (22), yang juga berasal dari Kabupaten Sanggau.
Kapolres Sekadau, AKBP Andhika Wiratama, melalui Kasi Humas, AKP Triyono, menjelaskan kecelakaan bermula saat kedua sepeda motor melaju beriringan dari arah Sanggau menuju Sintang.
Saat melintas di ruas jalan menikung, pengendara H diduga mencoba mendahului kendaraan truk yang berada di depannya. Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang mobil light truck Mitsubishi yang dikemudikan I.
“Karena jarak sudah terlalu dekat, sepeda motor yang dikendarai H menabrak bagian depan sebelah kanan kendaraan truk,” ujar AKP Triyono.
Benturan keras membuat sepeda motor yang dikendarai H terjatuh di badan jalan. Nahas, sepeda motor lain yang dikendarai B bersama penumpangnya K, yang berada tepat di belakang, ikut menabrak kendaraan yang telah terjatuh sehingga memicu tabrakan beruntun.
Akibat kecelakaan tersebut, H dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara J mengalami luka lecet pada tangan dan kaki, A mengalami luka ringan pada tangan serta memar di bagian kepala. Pengendara B mengalami luka ringan pada tangan, sedangkan K mengalami luka memar di bagian kepala.
Seluruh korban yang mengalami luka telah mendapatkan penanganan medis dari petugas kesehatan.
Petugas Piket Lantas bersama personel piket Pamapta SPKT Polres Sekadau yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan di sekitar lokasi kejadian.
AKP Triyono juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintasi jalur menikung dengan jarak pandang terbatas.
“Jangan memaksakan mendahului kendaraan di depan. Utamakan keselamatan saat berkendara,” imbaunya.[SK].jpeg)