Sekadau (Suara Lawang Kuari) – Setelah kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga truk di Jalan Sekadau–Sanggau, insiden lalu lintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sekadau pada hari yang sama.
Barang bukti sepada motor yang tabrakan.SUARALAWANGKUARI/SK
Kali ini, kecelakaan melibatkan dua sepeda motor di Jalan Merdeka Timur, tepatnya di depan Mita Mart, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Kapolres Sekadau, Andhika Wiratama, melalui Kasi Humas Triyono, menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha King yang dikendarai M (19) dan sepeda motor Honda Revo yang dikendarai J (21), yang saat itu membonceng penumpang berinisial R (17).
Menurut AKP Triyono, kecelakaan bermula saat pengendara Yamaha King melaju dari arah Sekadau menuju Sintang dan berusaha mendahului kendaraan di depannya. Namun, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Revo.
“Sepeda motor Honda Revo tersebut diketahui memiliki lampu utama yang tidak berfungsi dengan baik. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari,” ujar AKP Triyono, Kamis (23/4/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Yamaha King mengalami patah tulang pada paha kaki kanan. Sementara pengendara Honda Revo mengalami luka robek serta patah pada jari kaki kanan, dan penumpangnya mengalami luka robek di bagian jari kaki kanan.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Sekadau yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas agar tetap kondusif.
Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan penanganan medis.
AKP Triyono menuturkan bahwa Jalan Merdeka Timur merupakan salah satu jalur padat di dalam kota dengan tingkat aktivitas lalu lintas yang tinggi, sehingga diperlukan kewaspadaan ekstra dari para pengguna jalan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kelengkapan kendaraan seperti lampu utama, helm, dan surat-surat kendaraan dalam kondisi lengkap. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.[SK]