Streaming Radio Lawang Kuari

Pemkab Sekadau Dorong Partisipasi Pemilih Pemula di Kecamatan Belitang

Editor: Layli author photo

Suasana sosialisasi pemilih pemula di Kecamatan Belitang. SUARALAWANGKUARI.COM/HO-Madah Sekadau.
BELITANG – Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mendorong pemilih pemula pada Pemilu 2024 dengan digelar Sosialisasi Pendidikan Politik Masyarakat Kepada Pemilih Pemula di Gedung Serbaguna Kantor Camat Belitang, Selasa (16/5/2023).

Sosialisasi ini merupakan kegiatan rutin Badan Kesbangpol dalam menyambut pemilihan umum. Masyarakat secara khusus pelajar diharapkan mampu untuk mengembangkan potensi diri agar menjadi generasi yang berkualitas dan memiliki idealisme.

Bertindak sebagai narasumber pada kegiatan ini, Drianus Saban, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau, Al Aminnudin, anggota Bawaslu Kabupaten Sekadau, Anwar, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sekadau, serta Hermanto Kabid Poldagri Kesbangpol Sekadau. Sejumlah 20 orang peserta yang merupakan perwakilan dari SMA Negeri 1 Belitang.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini diharapkan para pelajar dapat menjadi pemilih cerdas yang mencoblos pilihannya berdasarkan hati nurani, sebagai pemilih pemula diharapkan pula untuk menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS, hak pilih tersebut jangan sampai tidak digunakan atau golput.

“Pesan saya kepada adik-adik peserta sosialisasi, kalian ini adalah pemilih pemula. Gunakanlah hati nurani, jangan sampai ada paksaan. Dibutuhkan kecerdasan dan kemampuan untuk memahami keadaan yang terjadi. Jangan Sampai golput, jika belum memiliki KTP harap segera dibuat di Capil Sekadau,”ungkap Ketua KPU Sekadau Drianus Saban.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Sekadau Al Aminnudin menekankan tentang pentingnya proses pemilu yang jujur dan adil. Kecerdasan, kedewasaan berpikir dan ketelitian menjadi kunci untuk menangkal isu-isu dan tindakan yang bertentangan dengan hukum pelaksanaan pemilu.

“Pertama, kita semua berpartisipasi mensukseskan pemilu. Kedua, salah satu persoalan yang menjadi momok dalam pemilu yaitu politik uang, ayo kita tolak politik uang dan politisasi SARA yang merusak proses demokrasi kita,” ajak Al Aminnudin.

Sementara Anwar dari Diskominfo Sekadau memaparkan materi  Peran Media Sosial Dalam Menjaga Keutuhan Bangsa. Secara garis besar menekankan tentang penggunaan media sosial secara bijak.

“Saya mengingatkan kembali, pergunakanlah media sosial ini dengan baik. Jadilah pemilih yang bijak dan cerdas. Media sosial digunakan untuk melihat dan menilai gagasan tokoh yang akan kita pilih pada pemilu nanti,”tegas dia. [mdh/kun]

Share:
Komentar

Berita Terkini