![]() |
| Kondisi badan jalan di Desa Mungguk yang longsor.SUARALAWANGKUARI/SK |
Peristiwa tersebut menyebabkan badan jalan di tepi Sungai Sekadau ambles cukup parah hingga nyaris menyentuh permukiman warga. Akibatnya, akses transportasi yang biasa digunakan masyarakat tidak dapat dilalui kendaraan, sehingga aktivitas warga pun terganggu.
Salah seorang warga setempat, Dedi, mengatakan bahwa kawasan tersebut memang sudah lama dikenal rawan longsor. Ia menyebut abrasi Sungai Sekadau yang terus menggerus tebing, ditambah tingginya curah hujan, menjadi faktor utama kerusakan yang kian parah.
“Sejak lama sering terjadi longsor. Abrasi sungai ditambah curah hujan tinggi membuat tanah terus menurun hingga akhirnya amblas,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kondisi serupa di wilayah Kampung Tebal yang hingga kini belum mendapat penanganan serius, meski kerusakan sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki ruas jalan tersebut. Pasalnya, jalan itu merupakan akses vital bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain itu, penanganan cepat dinilai sangat penting guna mencegah longsor susulan yang berpotensi memperparah kerusakan serta mengancam keselamatan warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Sekadau.[SK].jpg)