Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menyampaikan, kegiatan pelayanan kesehatan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi (rakor) penanganan pasca banjir yang digelar bersama instansi terkait.
“Melalui rakor tersebut disepakati perlunya layanan kesehatan langsung ke masyarakat, terutama bagi warga terdampak banjir yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan,” ujar AKP Triyono.
Ia menjelaskan, layanan kesehatan difokuskan kepada warga terdampak banjir, khususnya lanjut usia (lansia) serta masyarakat dengan keterbatasan mobilitas. Petugas mendatangi rumah warga satu per satu guna memastikan pelayanan dapat diterima secara merata dan tepat sasaran.
Kegiatan ini melibatkan tim Basarnas Kabupaten Sintang, Satuan Brimob, BPBD Kabupaten Sekadau, personel Koramil Nanga Taman, Polsek Nanga Taman, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Nanga Taman.
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, sebanyak 18 warga mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan. Keluhan kesehatan yang ditemukan didominasi penyakit pasca banjir, seperti tekanan darah tinggi, batuk dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), nyeri pinggang, gangguan pencernaan, infeksi luka, hingga pemeriksaan kesehatan umum.
Selain memberikan pengobatan, petugas juga menyampaikan edukasi singkat terkait penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) guna mencegah munculnya penyakit pasca banjir.
“Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan dan sumber air, segera membersihkan sisa lumpur di rumah, serta tidak ragu menghubungi petugas kesehatan atau aparat setempat apabila mengalami keluhan kesehatan, terutama bagi lansia, anak-anak, dan warga dengan penyakit bawaan,” tutup AKP Triyono.[SK]
