| Ketua Umum HMI Cabang Mempawah, Abdul Rohman dalam satu aksi. SUARALAWANGKUARI/SK |
Ketua Umum HMI Cabang Mempawah, Abdul Rohman, menegaskan kepolisian harus mengusut perkara tersebut secara tuntas tanpa pandang bulu. Ia meminta proses hukum berjalan objektif berdasarkan fakta dan bukti yang ditemukan penyidik.
“Kami meminta Polres Mempawah bekerja profesional. Jika oknum tersebut benar-benar bersalah, harus ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai ada praktik ‘kambing hitam’ atau tumbal dalam perkara ini,” tegas Abdul Rohman dalam siaran pers, Selasa (22/9/2026).
Abdul Rohman mengatakan HMI Cabang Mempawah tetap berkomitmen mengawal penanganan kasus tersebut hingga tuntas. Menurutnya, pengawalan dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan secara objektif dan memberikan kepastian berdasarkan fakta yang ada.
Meski demikian, pihaknya tetap menaruh kepercayaan terhadap integritas aparat penegak hukum dalam menangani perkara tersebut.
“Kami yakin dan percaya pihak kepolisian dapat menjalankan tugas dan amanah ini secara profesional demi terciptanya keadilan,” ujarnya.
Lebih lanjut, HMI Cabang Mempawah menyoroti bukti awal berupa rekaman video yang sebelumnya sempat diunggah di media sosial. Video tersebut diduga diunggah langsung oleh oknum anggota dewan yang bersangkutan dan dinilai menjadi salah satu poin yang perlu didalami oleh penyidik.
“Bukti video awal yang diposting sendiri oleh oknum DPRD Mempawah sudah sangat jelas. Ini video yang diunggah oleh oknum Dewan itu sendiri, bukan orang lain, dan giringan narasinya juga terang benderang. Tidak ada alasan bagi penegak hukum untuk ragu menindak tegas pihak yang bertanggung jawab,” pungkas Abdul Rohman. [SK]