![]() |
| Tiga pejabat baru resmi menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama saat dilantik dan diambil sumpah janji oleh Bupati Mempawah Erlina, Senin (10/8/2026). SUARALAWANGKUARI/SK |
Prosesi pelantikan berlangsung di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah dan dihadiri Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Abdul Malik, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Tiga pejabat yang mendapat kepercayaan tersebut yakni H. Rahmanuddin Wiyono, SE, MM, Harlinda, SH, MH, dan Bunjamin, SH, MH.
Rahmanuddin Wiyono dipercaya memimpin Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DinsosPPPAPMPD). Sebelumnya, ia menjabat Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Mempawah.
Sementara Harlinda yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida), kini dipercaya memimpin Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mempawah.
Adapun Bunjamin dilantik sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mempawah. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Bagian Hukum Setda Mempawah sekaligus menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesbangpol.
Ketiga pejabat tersebut merupakan hasil dari rangkaian seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mempawah.
Pengisian jabatan tersebut sekaligus membawa perubahan pada sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkab Mempawah.
Jabatan Kepala Disdukcapil yang sebelumnya diemban Abdul Malik kini dipercayakan kepada Harlinda. Abdul Malik sendiri telah mendapat amanah baru sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah.
Sementara jabatan Kepala DinsosPPPAPMPD sebelumnya dijabat Rohmat Effendi yang telah memasuki masa pensiun.
Adapun jabatan Kepala Kesbangpol kini terisi secara definitif setelah sebelumnya dijalankan dalam kapasitas pelaksana tugas.
Dalam arahannya, Bupati Mempawah Erlina menegaskan bahwa jabatan pimpinan OPD bukan sekadar kedudukan dalam struktur birokrasi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurut Erlina, para pejabat yang baru dilantik harus mampu menunjukkan kinerja nyata, membangun koordinasi yang kuat, serta memastikan program pemerintahan berjalan sesuai target dan kebutuhan masyarakat.
“Jabatan ini adalah amanah. Karena itu, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesan Erlina.
Ia berharap penyegaran struktur kepemimpinan tersebut dapat membawa energi baru dalam penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Mempawah.
Terlebih, setiap OPD memiliki peran strategis dalam memastikan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan secara efektif, responsif, dan tepat sasaran.
Pelantikan tiga pejabat pimpinan tinggi pratama ini pun diharapkan tidak sekadar menjadi rotasi dalam struktur birokrasi, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Mempawah.[SK]
